Stunting Masih Menjadi
Tantangan Besar Bangsa
Data SSGI menunjukkan perlunya solusi skrining yang cepat, akurat, dan dapat diakses seluruh tenaga kesehatan. Deteksi dini adalah kunci pencegahan yang efektif.
Sumber: SSGI 2023, Kemenkes RI · RPJMN 2020–2024
Teknologi AI untuk
Kesehatan Anak
Dibangun di atas 92.000+ rekam balita Indonesia, divalidasi standar WHO 2006, dan diuji dengan metodologi rigorous untuk hasil yang dapat dipercaya.
Tervalidasi Standar WHO 2006
Label target divalidasi menggunakan tabel z-score WHO 2006 via PyGrowUp — klasifikasi stunted/normal/tall sesuai standar internasional.
Standar InternasionalSistem Adaptif Dual Model
Model A (F1 99.36%, ada berat) dan Model C (F1 98.05%, tanpa berat) dipilih otomatis — ideal untuk Posyandu dengan keterbatasan alat timbang.
Adaptive RouterDeteksi Visual 7 Tanda Malnutrisi
YOLOv8m dilatih pada 1.944 gambar klinis: wasted arms, visible ribs, visible back bones, moon face, sunken eyes, distended belly, flat belly.
YOLOv8mExplainable AI — SHAP
Setiap prediksi dilengkapi SHAP TreeExplainer yang menjelaskan kontribusi setiap fitur — membantu tenaga kesehatan memahami faktor risiko dominan.
SHAP TreeExplainerStabilitas Tinggi 10 Iterasi
XGBoost A: F1 0.9928 ± 0.0009 · XGBoost C: F1 0.9852 ± 0.0015 — variansi sangat kecil, hasil konsisten dan reproducible di setiap pengujian.
10 Iterasi AcakLate Fusion Multimodal
Fusion ML (70%) + YOLO (30%) menghasilkan Cohen's Kappa 0.9889 — hampir sempurna menurut skala Landis & Koch, dengan Sensitivity stunted 99.84%.
Kappa 0.9889